Boros

Boros ini adalah salah satu penyakit yang menyerang saya, ngga tahu kenapa ‘sulit banget sembuh dari penyakit yang cukup menyeramkan ini, saya juga ngga tahu, kenapa saya ngga bisa memabung’. Apa karena masih muda jadi hobi hura-hura atau?

Prilaku boros ini memiliki dampak yang sangat buruk dan dampak terburuk yang saya rasakan ialah, ketika lagi tertimpa musibah ‘seperti sekarang ini’, kepala ini serasa mau meledak atau bisa dibilang stress(mungkin). Coba Bayangkan, jika anda menginginkan sesuatu yang ‘harus’ namun tidak bisa didapatkan?

Why boros? Saya punya prinsip ‘hidup ini harus dinikmati semaksimal mungkin dan uang itu ngga akan dibawa ke akhirat’, jadi untuk apa simpan uang? Apalagi sampai ngiler hanya karena mau nabung ‘bukan aku banget’. Dan saya sangat benci ‘Pelit’, kenapa harus pelit kalo yang kita punya hanya titipan? Bukankah semua itu akan kembali kepadaNYA? Dulunya, berapapun uang yang sama miliki, pasti habis gitu aja ‘tanpa jejak tapi happy’, prinsip saya ‘uang itu pasti bisa dicari lagi dan kabahagiaan itu susah untuk didapatkan, lalu kenapa harus memilih untuk tidak bahagia hanya karena uang? Kan bisa dicari lagi? Nah, kalo bahagia? Kalaupun punya uang banyak, belum tentu uang itu bisa membeli kebahagiaan*kata orang*, jadi selagi uang itu dapat membahagiakan ya ‘digunakan dong’.

Itu adalah ideologi saya, dan ideologi saya itu hasilnya sama dengan boros! Dampak negatif dari ideologi itu adalah, ketika lagi dapat musibah dan pas juga lagi cekat/’ngga ada uang’ hidup ini serasa mau pecah, sungguh ngga tahu mau bikin apa, pokoknya hancur, ujung-ujungnya teman dan keluarga lagi yang direpotkan :)

Masukan

Banyak masukan dari teman, keluarga yang mengisyaratkan untuk tidak boros dan belajar hemat, begonya aku adalah masukan/saran itu ngga bisa saya praktekan ‘atau tetap ngga bisa nabung. Untungnya, sekarang udah lumayan hemat ‘ya walaupun belum bisa nabung’

Next

Selama masih muda, saya tetap akan seperti ini, namun jika ada rejeki, saya akan meyimpan sebagian untuk jaga-jaga ‘siapa tahu ada musibah’. Jadi, pada intinya sisipkan sebagian rejeki untuk hal-hal yang tidak terduga. Dan suatu saat nanti, jika ingin menikah, saya sangat berharap penyakit ini bisa sembuh total.

Note*

Secara tidak langsung, catatan ini mungkin dapat mendokterin anda, so tetap lakukan yang menurut anda positif.

 

 

Sumber : Indam Site

Harap meninggalkan komentar jika artikelnya berguna

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s